Desa Sekarpuro Jadi Lokasi Pengabdian Mahasiswa KKN FIA UB Kelompok 26 Lewat Program-Program Inovatif

Pada Rabu, 2 Juli 2025, Pemerintah Desa Sekarpuro menyelenggarakan kegiatan penyambutan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Kelompok 26 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sekarpuro dan menjadi momentum awal kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam rangka mendukung pembangunan berbasis edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Acara penyambutan dihadiri oleh Perangkat Desa Sekarpuro, Babinsa, Ibu Ketua TP PKK, serta berbagai lapisan masyarakat lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh terhadap program KKN sebagai sarana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN FIA UB Kelompok 26 melakukan pemaparan terkait program kerja yang akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan di Desa Sekarpuro. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan desa dengan pendekatan partisipatif, mencakup bidang sosial, administrasi, edukasi digital, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penyambutan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga menandai awal dari proses kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. 

Foto bersama dengan para hadirin dalam Acara Penyambutan Kelompok KKN

SELAMAT DAN SUKSES ATAS PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN MALANG

Jajaran Pemerintah Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis Kabupaten Malang mengucapakan Selamat & Sukses atas dilantiknya Drs. H.M. Sanusi, M.M dan Dra.Hj. Lathifah Shohib sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malang Periode 2025-2030. Oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Probowo Subianto. Di Istana Negara – Jakarta, pada tanggal 20 Februari 2025.

Semoga selalu diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

DESA SEKARPURO BERDUKA, BAPAK ANWARI MANTAN KEPALA DESA SEKARPURO MENINGGAL DUNIA

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un
Segenap Keluarga Besar Pemerintah Desa Sekarpuro Kecamartan Pakis mengucapkan Turut berduka cita atas wafatnya :
Bpk. Anwari
(Mantan Kepala Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis)
08 Februari 2025
Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, aamiin.

PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH PERANGKAT DESA SEKARPURO

Pada hari kamis, 23 Januari 2025

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa sekarpuro kecamatan pakis kabupaten malang tahun anggaran 2024

PENGUMUMAN PENDAFTARAN SELEKSI LOWONGAN PERANGKAT DESA SEKARPURO TAHUN 2024

Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Sekarpuro bersama dengan Puskesmas Pakis

Integrasi layanan primer menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 Tahun 2023 ILP adalah Sebuah upaya untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pelayanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga dan masyarakat. Integrasi layanan primer bertujuan untuk mendekatkan akses dan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif pada setiap fase kehidupan secara komprehensif dan berkualitas bagi masyarakat. ILP dilaksanakan sepanjang proses, mulai dari janin, lahir, remaja, dewasa, dan tua. Yang membedakan dengan Posyandu biasa (Non ILP) adalah waktu, tempat dan pelaksanaanya. Pada Posyandu ILP, seluruh posyandu yang ada baik Posyandu Lansia, Posyandu Balita maupun  Posyandu Remaja diintegrasikan menjadi satu tempat kegiatan dan pelayanan. Dalam posyandu biasa seperti yang selama ini kita kenal, pelayanan Kesehatan hanya diberikan kepada warga yang hadir dalam kegiatan posyandu. Dalam hal administrasi pada Posyandu ILP, hasil rekam medis tiap bulan akan dibuat per individu dalam lambaran khusus rekam medis, berbeda dengan posyandu biasa yang hanya dicatat pada sebuah buku bantu. Lembar rekam medis ini akan mencatat riwayat Kesehatan setiap individu tiap bulan selama 1 tahun.

PENERIMAAN GERAKAN SERIBU DESA MAHASISWA UB DI DESA SEKARPURO

Kedatangan mahasiswa Universitas Brawijaya ke Desa Sekarpuro adalah bukan hal baru. Kegiatan tahunan atau progam dari Universitas Brawijaya cukup membantu peningkatan kualitas Desa Sekarpuro dalam berbagai aspek, seperti memberikan pelatihan kepada beberapa UMKM di Desa agar dapat meningkatkan penjualan, membuat banner untuk informasi pelayanan Desa, dan beberapa program lainnya. Diharapkan kegiatan kedepan semakin maju dan semakin bermanfaat untuk masyarakat Desa Sekarpuro, serta dapat bekerja sama lebih baik lagi bersama pihak desa.

LOMBA KAMPUNG TANGGUH SAK-RT DESA SEKARPURO

Pada lomba kampung tangguh sak-RT tahun ini Desa Sekarpuro kembali ikut dengan mengangkat wilayah yang berbeda dari sebelumnya. Bersama RT 01 RW 01 dengan membawa tema kesehatan dan keamanan warga, contohnya dengan memasang banner area merokok, adanya buku tata tertib pos kamling dengan strukturnya. Suasana kampung yang damai nan hijau, dengan area merokok tertentu tentunya menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan sekitar. Pada lomba kali ini, kami tidak mengaharapkan juara melainkan kebersamaan dan guyub rukun warga dalam menciptakan keamaan wilayah yang memadai dan tertib administrasi.

SEKOLAH ORANG TUA HEBAT (SOTH) TAHUN 2024

Diadakannya Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di wilayah Desa Sekarpuro merupakan salah satu jawaban atas berbagai permasalahan sosial dan kesehatan, salah satunya adalah Stunting. SOTH merupakan program informal berbasis Rukun Warga (RW) yang digagas oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam mengasuh dan lebih memahami psikologi balitanya sesuai dengan ilmu dan metode yang benar.

Para orang tua hebat yang telah mengikuti SOTH diharapkan bisa menjadi pionir atau role model bagi orang tua lain di wilayah masing-masing. Sebab kesadaran dan pemahaman masyarakat adalah kunci utama dalam upaya mencegah dan mengatasi stunting sehingga dapat terbentuk anak-anak yang sehat dan berkualitas. Pemerintah terus berupaya menurunkan angka stunting dengan menargetkan angka prevalensi stunting turun hingga angka 14% pada tahun 2024.