Panen Lele Berbuah Kepedulian, Pokdakan Sekar Kedaton Sedekahkan 20 Kg Lele untuk Warga Fakir Miskin

Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan masyarakat Desa Sekarpuro. Kali ini, kepedulian tersebut hadir melalui kegiatan sedekah lele tadi pagi 03/09/2026 yang diinisiasi oleh Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Sekar Kedaton RW 12, dengan membagikan hasil panen lele kepada warga fakir miskin di lingkungan RW 12.

Sebanyak 20 kilogram lele hasil panen dibagikan kepada 20 warga fakir miskin, masing-masing mendapatkan bagian sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Menariknya, pembagian bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Sekarpuro, Bapak Sulirmanto. Dengan mendatangi dan menyerahkan sendiri bantuan kepada warga penerima, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda sosial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kedekatan antara pemerintah desa dengan masyarakat.

Kegiatan sedekah lele ini merupakan bagian dari pemanfaatan hasil budidaya ikan yang sebelumnya mendapatkan dukungan bantuan dari Pemerintah Desa Sekarpuro kepada Pokdakan Sekar Kedaton RW 12. Bantuan tersebut kemudian dikelola dan dikembangkan oleh kelompok hingga menghasilkan panen yang tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial bagi lingkungan sekitar.

Keberhasilan panen tersebut tidak lepas dari kekompakan, kerja sama, dan komitmen seluruh anggota Pokdakan Sekar Kedaton. Mulai dari proses pemeliharaan hingga panen, seluruh anggota turut berperan sehingga budidaya lele dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan.

Bagi Pemerintah Desa Sekarpuro, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program pemberdayaan masyarakat akan memberikan manfaat yang lebih luas ketika dikelola dengan kebersamaan dan semangat gotong royong. Hasil budidaya tidak hanya dinikmati oleh kelompok, tetapi juga dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk kepedulian sosial.

Kepala Desa Sekarpuro, Sulirmanto, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan contoh nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Ketika hasil panen bisa berbagi dan membantu warga yang membutuhkan, tentu manfaatnya menjadi lebih luas. Inilah semangat kebersamaan dan gotong royong yang ingin terus kita tumbuhkan di Desa Sekarpuro,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua Pokdakan Sekar Kedaton Bambang Heriyanto merasakan bahwa kegiatan sedekah lele menjadi kebanggaan tersendiri. Ia menyampaikan bahwa hasil kerja keras selama proses budidaya akhirnya dapat memberikan kebahagiaan bagi warga lain yang membutuhkan.

Dari kolam-kolam budidaya ikan, lahir sebuah pesan sederhana namun bermakna: keberhasilan akan terasa lebih indah ketika dapat dibagikan kepada sesama.

Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara Pemerintah Desa Sekarpuro dan masyarakat mampu menciptakan manfaat yang lebih besar. Bantuan pemerintah desa menjadi modal pemberdayaan, kekompakan kelompok menjadi kekuatan, dan kepedulian sosial menjadi tujuan akhirnya.

Semangat tersebut diharapkan terus berkembang, sehingga semakin banyak program pemberdayaan masyarakat di Desa Sekarpuro yang tidak hanya mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, tetapi juga memperkuat kepedulian, persaudaraan, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. (KangZen)

Semarak Karnaval Seni dan Budaya Desa Sekarpuro, Ribuan Warga Tumpah Ruah Meriahkan HUT RI ke-81

SEKARPURO, PAKIS – Semangat kemerdekaan begitu terasa di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Pada 29 Agustus 2026, ribuan warga memadati jalan-jalan desa untuk menyaksikan sekaligus memeriahkan Karnaval Seni dan Budaya dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Gelaran akbar yang diprakarsai Pemerintah Desa Sekarpuro ini menampilkan beragam kreativitas, seni, budaya, kostum dan atraksi masyarakat tersebut menjadi salah satu puncak perayaan HUT RI ke-81 di Desa Sekarpuro. Suasana meriah semakin terasa ketika rombongan peserta dari berbagai wilayah desa mulai bergerak menyusuri rute karnaval dengan membawa berbagai kreasi dan pertunjukan yang telah dipersiapkan.

Kesuksesan kegiatan tersebut tentunya tidak datang secara instan. Pemerintah Desa beserta Panitia membutuhkan waktu persiapan sekitar dua hingga tiga bulan, sejak pembentukan kepanitiaan hingga pelaksanaan. Berbagai koordinasi dilakukan secara intensif agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, aman dan mampu memberikan hiburan terbaik bagi masyarakat.

Karnaval ini juga mendapat perhatian dari jajaran Forkopimcam Pakis. Hadir langsung Camat Pakis, Ibu Prestiya Yunika, AP., S.Sos., M.Si., serta Kapolsek Pakis, AKP Bambang Subinajar. Sementara itu, Kepala Desa Sekarpuro, Bapak Sulirmanto, S.M., turun langsung membersamai para peserta dalam kemeriahan karnaval di sepanjang rangkaian kegiatan.

👥 Diikuti Sekitar 1.000 Peserta

Dalam wawancara bersama Reporter KIM Sekar Wangi, Ketua Panitia Karnaval Seni dan Budaya, Bapak Heru Subekti, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh sekitar 1.000 personel peserta karnaval.

Dari total 17 RW yang ada di Desa Sekarpuro, sebanyak 14 RW berpartisipasi dalam memeriahkan karnaval, sementara beberapa RW lainnya berhalangan mengikuti kegiatan.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari agar seluruh peserta dapat menampilkan yang terbaik,” ungkap Heru Subekti dalam wawancara tersebut.

Tak hanya jumlah peserta yang fantastis, kemeriahan karnaval juga didukung oleh pengerahan armada tata suara dalam jumlah besar. Panitia mencatat terdapat 14 kendaraan khusus untuk membawa sound system, yang terdiri atas 12 truk besar dan 2 unit pick-up. Jumlah tersebut belum termasuk kendaraan yang digunakan untuk menunjang kebutuhan logistik selama kegiatan berlangsung.

🇮🇩 Bukan Sekadar Hiburan, Tetapi Wujud Kebersamaan

Karnaval Seni dan Budaya Desa Sekarpuro bukan sekadar menjadi tontonan masyarakat. Di balik kemeriahan kostum, kendaraan hias, musik dan berbagai pertunjukan yang ditampilkan, tersimpan semangat gotong royong, kreativitas dan persatuan warga.

Keterlibatan masyarakat dari berbagai RW menunjukkan bahwa peringatan HUT RI menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap seni dan budaya Indonesia.

Kepala Desa Sekarpuro yang terlibat langsung serta turut membersamai peserta Karnaval semakin menambah semangat warga. Kebersamaan antara pemerintah desa, panitia, aparat keamanan dan masyarakat menjadi salah satu kunci terselenggaranya kegiatan dengan baik.

🛡️ Berlangsung Aman dan Lancar

Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar seribu orang serta dukungan puluhan kendaraan, pengamanan dan koordinasi menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Berkat kerja sama seluruh pihak, seluruh rangkaian Karnaval Seni dan Budaya Desa Sekarpuro berlangsung aman, tertib, lancar dan sukses tanpa hambatan berarti, sejak awal hingga akhir kegiatan.

Karnaval yang diprakarsai Pemerintah Desa Sekarpuro tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa semangat kemerdekaan masih begitu kuat di tengah masyarakat. Dari Desa Sekarpuro, semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” diwujudkan melalui kebersamaan, kreativitas dan kecintaan terhadap seni budaya bangsa.

Karnaval Seni dan Budaya HUT RI ke-81 Desa Sekarpuro pun bukan hanya meninggalkan kemeriahan, tetapi juga meninggalkan cerita tentang persatuan dan gotong royong antara Pemerintah Desa beserta warga yang akan terus dikenang. (KangZen)

Semarak Peringatan Maulid Nabi SAW di Musholla Baitul Mukminin Sekarpuro: Meneladani Rasulullah dan Mempererat Tali Silaturahmi

SEKARPURO MALANG – Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Musholla Baitul Mukminin, RW 04 Dusun Wiyagan, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Rabu (26/8/2026).

Acara keagamaan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sekarpuro, Bapak Sulirmanto, serta warga mulai dari anak-anak hingga orang tua yang memadati area musholla sejak pukul 19.30 WIB hingga menjelang tengah malam.

Rangkaian acara diawali dengan gema lantunan Sholawat Simtudduror yang dibawakan secara khusyuk oleh tim Jamah Sholawat Wiyagan. Alunan sholawat yang merdu menyelimuti suasana, membawa kekhusyukan bagi seluruh jemaah yang hadir.

Apresiasi dan Pentingnya Meneladani Rasulullah

Ketua Panitia, H. Purwanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan acara tersebut.

“Terima kasih banyak kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan jemaah yang sangat antusias hadir memadati Musholla Baitul Mukminin untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujar H. Purwanto.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh K.H. Imam Ma’ruf, Pengasuh Pondok Pesantren PPAI Anwarul Islam Kepanjen sekaligus Wakil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Malang. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan makna mendalam di balik peringatan kelahiran Rasulullah SAW dan bagaimana umat Islam dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Nabi Muhammad SAW memperingati kelahirannya dengan cara berpuasa. Sehingga kita bisa mencontoh beliau dengan cara berpuasa untuk kelahiran diri kita atau anak kita. Dengan harapan putra-putri kita menjadi anak yang soleh dan solihah,” pesan K.H. Imam Ma’ruf di hadapan jemaah.

Keceriaan Jemaah dan Pembagian Doorprize

Tidak hanya diisi dengan nuansa spiritual, acara ini juga berlangsung meriah dengan adanya sesi pembagian doorprize. Warga yang hadir nampak antusias menunggu pengundian berbagai hadiah menarik yang disiapkan oleh panitia.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Wiyagan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Sekarpuro. (KangZen)

Pembukaan KKN-T Unesa di Desa Sekarpuro, Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat

Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang — Semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat kembali hadir di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Pada Rabu pagi, 26 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB, Pemerintah Desa Sekarpuro secara resmi menerima dan membuka kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang bertempat di Gedung Olah Raga Desa Sekarpuro.

Kegiatan pembukaan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan sebagai bentuk penghormatan serta menumbuhkan semangat kebangsaan.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari M. Aldo Aldillah Lustin selaku Koordinator KKN-T Unesa. Dalam penyampaiannya, ia memperkenalkan rangkaian kegiatan KKN-T yang akan dilaksanakan di Desa Sekarpuro. Program KKN-T tersebut berlangsung mulai 10 Agustus hingga 25 September 2026, dengan melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Kehadiran mahasiswa KKN-T Unesa diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kampus, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kerja sama, berbagi pengetahuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Sekarpuro.

Sementara itu, Kepala Desa Sekarpuro, Bapak Sulirmanto, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan sambutan hangat kepada seluruh mahasiswa KKN-T Unesa. Ia berharap seluruh peserta dapat segera beradaptasi dan membaur dengan masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-T Unesa di Desa Sekarpuro. Kami berharap selama berada di sini, mahasiswa dapat membaur dengan warga, mengenal kehidupan masyarakat secara langsung, serta memberikan kontribusi yang maksimal bagi Desa Sekarpuro,”

Kepala Desa juga berharap keberadaan mahasiswa dapat menciptakan sinergi positif antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak universitas. Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat akan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat bagi desa melalui berbagai program yang dijalankan.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja KKN-T Unesa yang akan dilaksanakan selama berada di Desa Sekarpuro. Program tersebut mencakup beberapa bidang utama, yaitu Kesehatan, Pendidikan, UMKM, Lingkungan, dan Keagamaan.

Berbagai bidang tersebut diharapkan mampu menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Di bidang kesehatan, mahasiswa diharapkan dapat mendukung kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kesadaran dan pola hidup sehat. Pada bidang pendidikan, mahasiswa dapat berkontribusi melalui kegiatan edukatif dan pendampingan.

Sementara pada sektor UMKM, mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat dalam pengembangan potensi usaha, promosi, hingga pemanfaatan teknologi. Di bidang lingkungan, berbagai kegiatan diharapkan dapat mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sedangkan di bidang keagamaan, mahasiswa akan berkolaborasi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial-keagamaan yang ada di Desa Sekarpuro.

Dengan mengusung semangat “Tumbuh Bersama”, kehadiran mahasiswa KKN-T Unesa diharapkan mampu menciptakan hubungan yang saling menguatkan antara mahasiswa dan masyarakat. Bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga membangun pengalaman, kepedulian, dan semangat gotong royong yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

Rangkaian acara pembukaan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Pemerintah Desa Sekarpuro, peserta KKN-T Unesa, serta para pihak yang hadir. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya kolaborasi dan pengabdian mahasiswa Unesa bersama masyarakat Desa Sekarpuro.

Dengan dimulainya KKN-T ini, Pemerintah Desa Sekarpuro berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam belajar, mengabdi, dan tumbuh bersama masyarakat. (KangZen)

Semarak Pertandingan Final Turnamen Voli TP PKK Desa Sekarpuro “Oruprakes JS One 2026”

Sekarpuro, Pakis, Malang — Gelaran Turnamen Voli TP PKK Desa Sekarpuro “Oruprakes JS One 2026” resmi mencapai pertandingan terakhir yang berlangsung meriah di Lapangan Voli JS One RW 16, Dusun Sawojajar 2A, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu malam, 23 Agustus 2026.

Turnamen yang telah dimulai sejak 4 Juli 2026 tersebut diikuti oleh ibu-ibu TP PKK seluruh RW yang ada di wilayah Desa Sekarpuro. Sejak awal penyelenggaraan, pertandingan mendapat sambutan dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dari banyaknya warga yang hadir memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing hingga malam pertandingan puncak.

Rangkaian pertandingan terakhir diawali dengan perebutan juara ketiga antara tim RW 04 melawan RW 12. Pertandingan berlangsung sengit dan mendapat dukungan meriah dari para suporter. Setelah melalui persaingan yang cukup ketat, RW 12 berhasil memenangkan pertandingan dan memastikan diri sebagai juara ketiga Turnamen Voli TP PKK Desa Sekarpuro “Oruprakes JS One 2026”.

Suasana semakin meriah ketika memasuki partai final, yang mempertemukan tuan rumah RW 15 melawan RW 09. Dukungan luar biasa diberikan oleh warga dan suporter kedua tim. Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, tim RW 15 harus mengakui keunggulan RW 09 setelah pertandingan berakhir dengan skor 3–1 untuk kemenangan RW 09.

Dengan hasil tersebut, RW 09 berhasil menjadi Juara 1, sementara RW 15 menempati Juara 2 dan RW 12 sebagai Juara 3. Selain pertandingan yang berlangsung kompetitif, gelaran ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan semangat sportivitas antarwarga Desa Sekarpuro.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Penyelenggara bapak Atim yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, suporter, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan turnamen sejak awal hingga pertandingan final.

Camat Pakis, Ibu Prestiya Yunika, dalam sambutannya turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia penyelenggara, dan seluruh warga Desa Sekarpuro atas antusiasme serta dukungan yang diberikan selama pelaksanaan turnamen. Beliau berharap kegiatan olahraga dan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan pada tahun-tahun mendatang dapat diselenggarakan dengan lebih baik lagi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para juara Turnamen Voli TP PKK Desa Sekarpuro “Oruprakes JS One 2026” serta penghargaan kepada suporter terbaik. Penyerahan hadiah berlangsung penuh kegembiraan dan menjadi penutup dari seluruh rangkaian turnamen yang telah berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan.

Turnamen “Oruprakes JS One 2026” tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga berhasil menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan semangat gotong royong, serta membangun kebersamaan antarwarga dari seluruh RW di Desa Sekarpuro. Diharapkan semangat tersebut dapat terus terjaga dan menjadi modal untuk penyelenggaraan kegiatan serupa yang semakin meriah di tahun-tahun berikutnya. (KangZen)

Semangat Kemerdekaan Menggema di RW 12 Sekarpuro, Warga Gelar Upacara HUT RI ke-81

Sekarpuro, 17 Agustus 2026 – Semangat nasionalisme dan kebersamaan begitu terasa di lingkungan RW 12 Desa Sekarpuro. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga RW 12 menggelar Upacara Bendera pada Senin pagi, 17 Agustus 2026, bertempat di halaman Balai RW 12, Dusun Sawojajar 2B, Desa Sekarpuro.

Upacara berlangsung dengan khidmat namun penuh semangat. Warga RW 12, bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat, tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Yang menjadi istimewa, seluruh petugas upacara merupakan warga RW 12 sendiri. Keterlibatan warga sebagai petugas menunjukkan tingginya rasa kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian masyarakat dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bapak Kasun Sawojajar 2B, Ariga Hudyala. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh warga untuk tidak hanya memaknai kemerdekaan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga mengisinya dengan hal-hal positif yang dapat membawa kemajuan bagi lingkungan.

Semangat kemerdekaan, menurutnya, perlu diwujudkan melalui kekompakan, kerukunan, kepedulian, dan gotong royong antarwarga. Dengan kebersamaan yang semakin kuat, diharapkan RW 12 dapat terus berkembang menjadi lingkungan yang lebih baik, maju, aman, dan harmonis.

“Semangat kemerdekaan harus kita lanjutkan dengan menjaga kekompakan dan kerukunan. Mari bersama-sama membangun RW 12 agar semakin baik dan semakin maju,” menjadi inti pesan yang disampaikan dalam amanat upacara.

Kegiatan upacara ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama berdiri dalam satu barisan, mengibarkan Sang Merah Putih, dan mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Panitia berharap, pelaksanaan upacara bendera di tahun-tahun mendatang dapat diikuti dengan antusiasme yang semakin besar, khususnya oleh seluruh warga RW 12. Partisipasi masyarakat diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata cinta tanah air sekaligus penghormatan kepada jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Peringatan HUT RI ke-81 di RW 12 bukan sekadar upacara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan akan semakin bermakna ketika diisi dengan persatuan, kerukunan, gotong royong, dan semangat membangun lingkungan bersama.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
Bersatu, rukun, dan bergotong royong untuk RW 12 yang lebih maju. (KangZen)

BWI Kabupaten Malang Laksanakan Silaturrahmi dan Verifikasi Lapangan Nadzir Wakaf Masjid Al-Mukminun Sekarpuro

Sekarpuro, 12 Agustus 2026 — Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Malang melaksanakan kegiatan silaturahmi, sosialisasi, pembinaan calon nadzir, serta verifikasi lapangan (verlap) terhadap Nadzir Wakaf Masjid Al-Mukminun Sekarpuro, Pakis, Malang, pada Rabu pagi sekitar pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut bertempat di Kantor Perkumpulan Darul Ilmi, Jl. Jaya Simandara II, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BWI Kabupaten Malang, H. Mulyono, beserta Sekretaris dan Bendahara BWI Kabupaten Malang. Turut hadir jajaran pengurus Perkumpulan Darul Ilmi selaku Nadzir, jajaran Takmir Masjid Al-Mukminun, perwakilan KUA Kecamatan Pakis, serta perwakilan dari Pemerintah Desa Sekarpuro.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Perkumpulan Darul Ilmi selaku Nadzir, H. Imam Sumantri, ST., MT., MH., yang akrab disapa Abah Imam. Dalam sambutannya, Abah Imam menyampaikan profil singkat Perkumpulan Darul Ilmi, mulai dari cikal bakal berdirinya perkumpulan, perkembangan organisasi, hingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang telah dilaksanakan.

Salah satu program sosial yang menjadi perhatian adalah pengadaan ambulans gratis yang seluruh biaya operasionalnya ditanggung oleh Perkumpulan Darul Ilmi. Selain itu, Perkumpulan Darul Ilmi juga aktif dalam kegiatan pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, yang hingga saat ini telah berhasil meluluskan enam angkatan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perkumpulan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan mengembangkan kegiatan sosial-keagamaan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Ketua BWI Kabupaten Malang, H. Mulyono. Dalam penyampaiannya, beliau memberikan penjelasan mengenai wakaf, persyaratan hukum dan administrasi wakaf, serta hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Nadzir dalam pengelolaan wakaf. Penjelasan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh pihak, khususnya Nadzir, agar pengelolaan aset wakaf dapat dilaksanakan secara tertib, sesuai ketentuan hukum, dan memberikan manfaat yang optimal bagi umat.

Kegiatan silaturahmi dan verifikasi lapangan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara BWI Kabupaten Malang, Nadzir, Takmir Masjid Al-Mukminun, KUA Kecamatan Pakis, serta Pemerintah Desa Sekarpuro dalam upaya memastikan pengelolaan wakaf berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan dan pemaparan selesai, acara ditutup dengan doa. Secara keseluruhan, kegiatan silaturahmi, sosialisasi, pembinaan, dan verifikasi lapangan Nadzir Wakaf Masjid Al-Mukminun berlangsung dengan lancar, tertib, dan khidmat. Diharapkan kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergi antar-lembaga serta meningkatkan profesionalitas Nadzir dalam mengelola dan mengembangkan aset wakaf untuk kemaslahatan masyarakat. (KangZen)

Pengajian Umum dan Pertemuan Alumni PPAI Ketapang Malang Digelar di Gedung Serbaguna Desa Sekarpuro

Sekarpuro, Pakis 09-08-2026 – Gedung Serbaguna Desa Sekarpuro menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Pengajian Umum sekaligus Pertemuan Alumni Pondok Pesantren PPAI Ketapang Malang. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan tersebut diikuti oleh para alumni, tokoh agama, panitia, serta masyarakat Desa Sekarpuro dan sekitarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan istighosah. Istighosah dipimpin oleh Gus H. Naharonil Falaq dan diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir. Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan mewarnai rangkaian ibadah sebagai pembuka kegiatan.

Setelah istighosah, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pemerintah Desa Sekarpuro yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh tokoh agama Desa Sekarpuro, Ust. M. Atho’illah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengajian dan pertemuan alumni tersebut. Kegiatan semacam ini dinilai memiliki nilai positif dalam mempererat hubungan silaturahmi, khususnya antara para alumni PPAI Ketapang, tokoh agama, dan masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan panitia, Ustadz Nurul Yaqin, yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting NU Desa Sekarpuro. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan serta kepada para jamaah dan alumni yang telah hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan Pengajian Umum yang disampaikan oleh Gus Haji Abdurrahman, yang sekaligus mewakili pengasuh Pondok Pesantren PPAI Ketapang Malang.

Dalam tausiyahnya, Gus Haji Abdurrahman mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga kesabaran dan memperbanyak rasa syukur dalam menjalani kehidupan. Menurut beliau, kesabaran dan rasa syukur perlu senantiasa ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga keharmonisan keluarga, hubungan suami istri, serta hubungan antara anak dan orang tua.

Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai kesempatan untuk semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak serta kepribadian Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat menjadi pedoman bagi umat dalam membangun kehidupan yang penuh kesabaran, kasih sayang, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.

Khusus kepada para alumni PPAI Ketapang Malang, Gus Haji Abdurrahman berpesan agar senantiasa menjaga dan mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin. Para alumni diharapkan dapat terus aktif mengikuti kegiatan-kegiatan serupa yang diselenggarakan di berbagai tempat, sehingga hubungan kekeluargaan dan persaudaraan antaralumni tetap terjaga meskipun telah berada di tempat dan kesibukan masing-masing.

Kegiatan Pengajian Umum dan Pertemuan Alumni PPAI Ketapang Malang tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan Sholat Dzuhur berjamaah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat silaturahmi, kebersamaan, serta nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain menjadi wadah untuk mempererat hubungan para alumni, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mengamalkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat. (KangZen)

Lembaga Daarul ’Ilmi Serahkan Mobil Siaga Ambulans kepada Pemerintah Desa Sekarpuro

SEKARPURO – Langkah nyata dalam peningkatan layanan kesehatan dan sosial kembali terwujud di Desa Sekarpuro. Pada hari Rabu, 13 Mei 2026, Lembaga Dakwah Islam dan Sosial Daarul ’Ilmi secara resmi menyerahkan bantuan hibah berupa Mobil Siaga Ambulans kepada Pemerintah Desa Sekarpuro. Prosesi serah terima yang berlangsung khidmat ini digelar di Balai Desa Sekarpuro.

Kehadiran armada baru ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat bagi pemenuhan kebutuhan darurat medis warga, sekaligus menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara lembaga sosial keagamaan dan pemerintah tingkat desa.

Harmoni Tradisi dan Religi: Lesbumi Sekarpuro Gelar Istighosah Rutin di Balai Desa

Sekarpuro, 5 Mei 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Balai Desa Sekarpuro malam ini. Puluhan warga bersama para pegiat seni dan tokoh agama berkumpul dalam agenda rutin bulanan yang diselenggarakan oleh Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) ranting Sekarpuro, berkolaborasi dengan jajaran perangkat desa.

Kegiatan yang diawali dengan pembacaan Istighosah bersama ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memohon keselamatan dan keberkahan bagi seluruh warga desa.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi di tahun 2026, Lesbumi Sekarpuro konsisten menghadirkan ruang bagi warga untuk “berhenti sejenak” dan kembali ke akar budaya. Melalui Istighosah, sisi spiritualitas diperkuat; melalui seni budaya, identitas desa tetap terjaga.