Panen Lele Berbuah Kepedulian, Pokdakan Sekar Kedaton Sedekahkan 20 Kg Lele untuk Warga Fakir Miskin

Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan masyarakat Desa Sekarpuro. Kali ini, kepedulian tersebut hadir melalui kegiatan sedekah lele tadi pagi 03/09/2026 yang diinisiasi oleh Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Sekar Kedaton RW 12, dengan membagikan hasil panen lele kepada warga fakir miskin di lingkungan RW 12.

Sebanyak 20 kilogram lele hasil panen dibagikan kepada 20 warga fakir miskin, masing-masing mendapatkan bagian sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Menariknya, pembagian bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Sekarpuro, Bapak Sulirmanto. Dengan mendatangi dan menyerahkan sendiri bantuan kepada warga penerima, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda sosial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kedekatan antara pemerintah desa dengan masyarakat.

Kegiatan sedekah lele ini merupakan bagian dari pemanfaatan hasil budidaya ikan yang sebelumnya mendapatkan dukungan bantuan dari Pemerintah Desa Sekarpuro kepada Pokdakan Sekar Kedaton RW 12. Bantuan tersebut kemudian dikelola dan dikembangkan oleh kelompok hingga menghasilkan panen yang tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial bagi lingkungan sekitar.

Keberhasilan panen tersebut tidak lepas dari kekompakan, kerja sama, dan komitmen seluruh anggota Pokdakan Sekar Kedaton. Mulai dari proses pemeliharaan hingga panen, seluruh anggota turut berperan sehingga budidaya lele dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan.

Bagi Pemerintah Desa Sekarpuro, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program pemberdayaan masyarakat akan memberikan manfaat yang lebih luas ketika dikelola dengan kebersamaan dan semangat gotong royong. Hasil budidaya tidak hanya dinikmati oleh kelompok, tetapi juga dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk kepedulian sosial.

Kepala Desa Sekarpuro, Sulirmanto, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan contoh nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Ketika hasil panen bisa berbagi dan membantu warga yang membutuhkan, tentu manfaatnya menjadi lebih luas. Inilah semangat kebersamaan dan gotong royong yang ingin terus kita tumbuhkan di Desa Sekarpuro,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua Pokdakan Sekar Kedaton Bambang Heriyanto merasakan bahwa kegiatan sedekah lele menjadi kebanggaan tersendiri. Ia menyampaikan bahwa hasil kerja keras selama proses budidaya akhirnya dapat memberikan kebahagiaan bagi warga lain yang membutuhkan.

Dari kolam-kolam budidaya ikan, lahir sebuah pesan sederhana namun bermakna: keberhasilan akan terasa lebih indah ketika dapat dibagikan kepada sesama.

Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara Pemerintah Desa Sekarpuro dan masyarakat mampu menciptakan manfaat yang lebih besar. Bantuan pemerintah desa menjadi modal pemberdayaan, kekompakan kelompok menjadi kekuatan, dan kepedulian sosial menjadi tujuan akhirnya.

Semangat tersebut diharapkan terus berkembang, sehingga semakin banyak program pemberdayaan masyarakat di Desa Sekarpuro yang tidak hanya mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, tetapi juga memperkuat kepedulian, persaudaraan, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. (KangZen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *