Gotong Royong Warga Menuju Desa Sekarpuro BERSERI 2022

Minggu, 13 Februari 2022. Akhir pekan adalah waktu dimana orang beristirahat dan beberapa lainya mengisi waktu libur dengan berwisata bersama keluarga. Namun, tidak dengan beberapa warga Desa Sekarpuro yang mengisi Weekend dengan bergotong royong memperbaiki beberapa saluran air, membuat biopori, menanam beberapa tanaman dan mengatur tata letak taman. bukan tanpa alasan, hal tersebut adalah tindak lanjut dari keputusan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang yang mengusulkan kembali Desa Sekarpuro Sebagai salah satu peserta Desa BERSERI Jawa Timur dan juga 4 Desa lain di wilayah Kabupaten Malang, diantaranya, Desa Slamet Kecamatan Tumpang, Desa Genengan Kecamatan Pakisaji, Desa Kebobang dan Desa Sumberdem Kecamatan Wonosari. Antusiasme warga di tunjukan dengan kekompakan dan saling membahu membangun wilayahnya untuk menjadi lebih bersih indah dan lestari sesuai dengan Motto yang di usung oleh panitia penilaian Desa BERSERI tahun ini.

Disela-sela kesibukan warga membenahi lingkunganya tak lupa Bapak Kepala Desa Sekarpuro Menyapa para warga dengan langsung turun tangan membantu kegiatan tersebut. Dengan hadirnya Bapak Sulirmanto selaku Kepala Desa Sekarpuro diharapkan warga semakin antusian untuk menjadikan kembali Desa Sekarpuro menjadi juara seperti tahun-tahun sebelumnya.

Desa Sekarpuro merupakan satu-satunya desa yang berhasil pada tahap Madya pada tahun 2021 dan untuk tahun 2022 diusulkan pada tahap Mandiri. banyak prestasi yang telah di torehkan oleh Desa yang terletak di ketinggian -/+ 400 Mdpl ini. Semoga dengan semangat antusias warga dalam bergotong royong membangun Desa Sekarpuro menjadikan Desa ini menjadi lebih maju, lestari, aman dan nyaman bagi warganya. Salam Lestari!!!

Sosialisasi Aplikasi E-LINK BERSERI oleh Dinas Lingkungan Hidup

Program BERSERI merupakan salah satu upaya Pemerintah provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan Desa/Kelurahan yang Bersih dan Lestari (Ramah Lingkungan). Program Berseri diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur untuk menciptakan Desa/Kelurahan yang bersih, hijau dan lestari melalui kriteria yang dapat meningkatkan upaya terhadap pengelolaan lingkungan hidup.
Dengan BERSERI akan mampu menumbuh kembangkan potensi desa/kelurahan sehingga semua lapisan masyarakat berperilaku dan berbudaya ramah lingkungan untuk mewujudkan Desa / Kelurahan yang bersih, hijau, lestari dan asri.

Senin, 31 Januari 2022 Desa Sekarpuro menjadi tuan rumah untuk sosialisasi aplikasi terbaru dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur E- LINK BERSERI, yang turut mengundang 4 Desa yaitu Desa Sumberdem, Desa Genengan, Desa Kebobang dan Desa Slamet untuk studi banding dalam progam tersebut. disampaikan oleh pemateri dari DLH Kabupaten Malang aplikasi E-LINK BERSERI sebagai sarana pendataan dan verifikasi progam BERSERI. selain itu untuk menjadikan desa-desa di Jawa Timur khusunya wilayah Kabupaten Malang agar lebih sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup. Selain mengenalkan aplikasi tersebut DLH Kabupaten Malang memilih Desa Sekarpuro sebagai percontohan mengingat prestasi yang pernah di capai tahun kemarin yakni Juara 1 Lomba Se-Erte tingkat Provinsi. Kepala Desa Sekarpuro menyampaikan pentingnya untuk merangkul seluruh warga agar sadar terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, “Dengan berbagai pendekatan, sosialisasi dan ide ide gagasan harus diperkenalkan kepada masyarakat agar mereka mengetahui dan sadar pentingnya menjaga lingkungan kebersihan pegelolahan sampah, daur ulang dan lain-lain”, ucap Beliau saat sambutan menjelang akhir rangkaian acara. beliau juga berpesan untuk terus menggali potensi-potensi di Desa masing-masing melalui pendekatan terhadap warga sekitar dengan cara yang baik, sehingga akan menimbulkan kesadaran warga membangun desa dan wilayahnya masing-masing.

Semoga dengan terlaksananya Sosialisai ini bisa menjadikan Jawa Timur dan Desa Sekarpuro Khusunya menjadi lebih baik, lebih sadar pentingnya menjaga lingkungan sekitar sehingga tercipta masyarakat yang aman, makmur, sentosa.

Progres Pembangunan Taman Wisata, Kepala Desa Sekarpuro: Kami Mulai Merintis Desa Wisata

Pembangunan pariwisata yang berkelanjutan telah menjadi agenda global setiap negara. Oleh karena itu, setiap dari kita yang akan dan terlibat dalam pengembangan destinasi wisata haruslah menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

Secara sederhana, adapun konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan menekankan pada 3 (tiga) prinsip. Di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Layak secara ekonomi
    Artinya, prinsip pembangunan harus memberikan nilai manfaat ekonomi yang berarti bagi pembangunan wilayah maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
  2. Berwawasan lingkungan
    Menekankan proses pembangunan yang tanggap dan memperhatikan upaya-upaya pelestarian lingkungan, baik alam maupun budaya. Pembangunan pariwisata juga harus seminimal mungkin menekan dampak negatif yang menurunkan kualitas lingkungan dan mengganggu keseimbangan ekologi.
  3. Dapat diterima secara sosial
    Menekankan bahwa proses pembangunan pariwisata harus dapat diterima secara sosial, di mana upaya-upaya pembangunan yang dilakukan harus memperhatikan nilai-nilai/norma-norma yang ada di lingkungan masyarakat.

Semoga destinasi wisata di Desa Sekarpuro segera terealisasikan sehingga menjadikan Desa Sekarpuro menjadi lebih maju, makmur dan sejahtera. Jaya!!!