-
0 Komentar




Berita Terkait:
















































































































































































































































































































































































































Rumah Desa Sehat (RDS) merupakan sebuah pusat kemasyarakatan yang memiliki fungsi sebagai ruang publik untuk urusan kesehatan di desa, untuk mendorong literasi kesehatan di desa, maupun mengadvokasi kebijakan pembangunan di desa. Pedoman Teknis Rumah Desa Sehat (RDS) ini merupakan acuan bagi para pihak, dalam meningkatkan upaya preventif dan promotif kesehatan di desa ( di kutip dari https://stunting.go.id/pedoman-teknis-rumah-desa-sehat-rds/ ).
Salah satu tujuan pembentukan Rumah Desa Sehat yaitu untuk terpenuhinya 5 ( lima ) paket layanan kegiatan konvergensi stunting diantaranya : Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Konseling Gizi Terpadu, Perlindungan Sosial, Sanitasi dan Air Bersih serta Layanan Pendidikan Anak Usia Dini. Sesuai Permendesa PDTT nomor 7 tahun 2021 tentang prioritas penggunaan Dana Desa, maka kegiatan konvergensi stunting mendapatkan porsi anggaran di APBDesa. RDS dibentuk berdasarkan hasil musyawarah Desa. Agenda musyawarah dimaksud adalah membahas dan menyepakati anggota RDS yang berasal dari unsur pegiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan Desa, serta pengurus harian RDS yang ditetapkan dengan surat keputusan Kepala Desa.






Diadakannya Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di wilayah Desa Sekarpuro merupakan salah satu jawaban atas berbagai permasalahan sosial dan kesehatan, salah satunya adalah Stunting. SOTH merupakan program informal berbasis Rukun Warga (RW) yang digagas oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam mengasuh dan lebih memahami psikologi balitanya sesuai dengan ilmu dan metode yang benar.
Para orang tua hebat yang telah mengikuti SOTH diharapkan bisa menjadi pionir atau role model bagi orang tua lain di wilayah masing-masing. Sebab kesadaran dan pemahaman masyarakat adalah kunci utama dalam upaya mencegah dan mengatasi stunting sehingga dapat terbentuk anak-anak yang sehat dan berkualitas. Pemerintah terus berupaya menurunkan angka stunting dengan menargetkan angka prevalensi stunting turun hingga angka 14% pada tahun 2024.




Senin (29/4) telah dilaksanakan pelatihan dan pembinaan kader kesehatan di Gedung Olahraga Sekarpuro. Dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para kader saat posyandu di wilayah masing-masing setiap bulannya . Kemampuan yang semakin meningkat dan baik akan mendapatkan data yang lebih akurat dan memberikan pengetahuan kepada para ibu-ibu untuk memberikan gizi yang terbaik untuk anaknya.








Masih dalam suasana ramadhan bulan syawal belum berakhir, Pemerintah Desa Sekarpuro mengadakan Halal Bi Halal bersama LPMD, BPD, PKK, Kader Posyandu, dan berbagai lembaga lainnya pada (27/4) di gedung olahraga Desa Sekarpuro. Dilaksanakannya kegiatan ini bukan hanya sebatas simbol kepedulian dan ajang pencitraan untuk memenuhi agenda tahunan dalam rangka memeriahkan hari raya kemenangan. Namun, diharapkan dapat tetap menjalin tali silahturahmi dan saling memaafkan.


04-04-2024: Sumber Dana DDS














Safari Ramadhan ini dilaksanakan setiap tahun di saat tarawih minggu pertama hingga selesai di bulan Ramadhan di seluruh 17 masjid dan perwakilan Musholla se-Desa Sekarpuro dengan tujuan silaturahmi oleh Pemdes beserta Rombongan ke Takmir Masjid Musholla dan Warga supaya terus terbagun keharmonisan antara ulama dan umaro (Pemerintah) dan warga.

































