Upacara Memperingati Hari Guru Nasional

Selasa, 25 November 2025 menjadi momen suci bagi insan pendidik di seluruh penjuru negeri. Namun, tahun ini, peringatan Hari Guru Nasional (HGN) oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Pakis terasa istimewa dan penuh khidmat.

Dengan memilih lokasi yang kaya akan nilai historis, Situs Wisata Sekaran, para guru IGTKI Pakis tidak hanya merayakan profesi mulia mereka, tetapi juga menanamkan pesan mendalam tentang pentingnya akar sejarah dan budaya dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Panen Hasil Kebun Sehat: Penilaian Lomba ASMAN TOGA Dahlia 1 Desa Sekarpuro

Sekarpuro, 19 Oktober 2025 — Semangat kemandirian kesehatan dan gizi masyarakat Desa Sekarpuro kembali diuji. Hari ini, Kelompok Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (ASMAN TOGA) Dahlia 1 menyambut tim penilai Lomba ASMAN TOGA tingkat Kecamatan Pakis. Penilaian ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan cerminan keberhasilan desa dalam memberdayakan keluarga untuk memanfaatkan potensi alam sebagai sumber obat dan gizi.

Meraih Keberkahan: Pengajian Umum Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Masjid Darul Muttaqin Desa Sekarpuro

SEKARPURO, 05 Oktober 2025 – Masjid Darul Muttaqin, yang berdiri megah di jantung Desa Sekarpuro, hari itu menjadi penjuru berkumpulnya jamaah untuk menghadiri sebuah momen spiritual tahunan yang dinanti: Pengajian Umum dalam rangka Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.

Acara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud cinta, penghormatan, dan upaya meneladani sosok Syaikhul Kabir, Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, seorang ulama besar dan waliyullah yang warisan ilmunya tak lekang oleh waktu.

Inovasi Kesehatan Komunitas: Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Sekarpuro

Desa Sekarpuro kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat
melalui inisiatif terbarunya: penguatan Posyandu menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).
Jika dulu Posyandu identik hanya dengan layanan untuk balita, kini di Desa Sekarpuro,
Posyandu telah bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan yang menyeluruh,
mencakup seluruh siklus kehidupan warga.

Kegiatan utama yang rutin dilaksanakan dalam Posyandu ILP di Sekarpuro meliputi:

  1. Posyandu Balita : Fokus pada penimbangan, pengukuran tinggi/panjang badan, imunisasi, dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk mencegah stunting dan gizi buruk.
  2. Posyandu Ibu Hamil dan Nifas : Pemeriksaan kehamilan rutin, edukasi gizi, dan persiapan persalinan.
  3. Posyandu Remaja : Skrining kesehatan, edukasi tentang kesehatan reproduksi, dan pencegahan anemia.
  4. Posyandu Usia Produktif dan Lansia (Posyandu Lansia) : Pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan edukasi penyakit tidak menular (PTM).

Inisiatif Posyandu ILP ini merupakan kolaborasi erat antara Pemerintah Desa Sekarpuro,
Puskesmas Pakis, dan para Kader Kesehatan yang berdedikasi.
Tujuannya jelas : mendekatkan layanan kesehatan dasar berkualitas langsung ke tengah-tengah masyarakat.

Perempuan Desa Sekarpuro Berdaya: Pelatihan Pengolahan Asmantoga Menjadi Bahan Pangan Lokal Kreatif

Sekarpuro, 27 September 2025 – Gerakan pemberdayaan perempuan di Desa Sekarpuro terus digalakkan. Hari ini, bertempat di Gedung Balai Desa Sekarpuro, Pemerintah Desa Sekarpuro melalui program Pemberdayaan Perempuan sukses menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Asmantoga (Apotek Hidup, Sayuran, dan Tanaman Obat Keluarga) sebagai Bahan Pangan Lokal Kreatif.

Acara ini diikuti dengan antusias oleh puluhan Ibu-ibu perwakilan kader PKK dari seluruh dusun di Desa Sekarpuro.

Lebih dari Sekadar Karnaval, Ini adalah Hati Sekarpuro!

Sabtu, 30 Agustus 2025. Kami bangga mempersembahkan sebuah perayaan yang lebih dari sekadar tontonan. Dalam memperingati HUT Republik Indonesia ke-80, Karnaval Desa Sekarpuro 2025 hadir dengan tema yang membakar semangat: “Perjuangan dan Kemerdekaan”. Tema ini bukan hanya sekadar kata, melainkan cerminan dari jiwa dan tekad para leluhur kita yang telah berjuang demi kemerdekaan.
Karnaval ini adalah jantung dari desa kami. Ini adalah momen dimana semua elemen masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua, bersatu padu. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih sangat kuat di desa kami. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk merasakan denyut nadi Sekarpuro dan merayakan identitas yang telah membentuk kita.

Tasyakuran Malam Tirakatan di Desa Sekarpuro Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Warga Desa Sekarpuro khususnya di wilayah Pemerintah Desa Sekarpuro, memiliki tradisi khas dalam menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu malam tirakatan. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan pada malam sebelum tanggal 17 Agustus, tepatnya selepas salat magrib.
Tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur, sekaligus mengenang jasa para pahlawan. Untuk peringatan HUT ke-80 RI yang jatuh pada Minggu 17 Agustus 2025, tradisi tirakatan akan digelar pada Sabtu malam 16 Agustus 2025.
Suasana tirakatan begitu meriah. Jalan-jalan kecil dan gang biasanya ditutup untuk lokasi acara, di mana warga berkumpul, berdoa, dan menikmati hidangan. Selain mempererat silaturahmi, tirakatan menjadi sarana menanamkan nilai kebersamaan dan nasionalisme kepada generasi muda.

Kegiatan Istighosah dan Doa Bersama dalam Rangka Tradisi Suroan

Tradisi Suroan merupakan salah satu kegiatan budaya dan keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat Desa Sekarpuro. Pada tahun ini, kegiatan tersebut diselenggarakan pada Jumat, 27 Juni 2025 di wilayah Sekaran dan 11 Juli 2025 di wilayah Wiyagan.

Acara ini diawali dengan kegiatan istighosah serta pembacaan doa-doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah memakmurkan Desa Sekarpuro. Doa-doa dipanjatkan dengan khidmat oleh seluruh peserta yang hadir sehingga tercipta suasana religius dan penuh kebersamaan.

Setelah rangkaian doa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama secara sederhana. Momen ini menjadi simbol rasa syukur warga, serta mempererat tali silaturahmi antar warga dalam suasana yang hangat dan penuh makna. Tradisi ini tidak hanya menjadi wadah spiritual, tetapi juga menjadi bentuk nyata pelestarian kearifan lokal dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Sekarpuro.

Suroan di Situs Sekaran pada tanggal 27 Juni 2025
Suroan di Dusun Wiyagan pada tanggal 11 Juli 2025

SAFARI RAMADHAN 1446 H / 2025 M OLEH PEMERINTAH DESA SEKARPURO BERSAMA BPD, LPMD, TOKOH AGAMA, TOMAS, PR NU, BANSER DAN LINMAS

Safari Ramadhan ini dilaksanakan setiap tahun di saat tarawih minggu pertama hingga selesai di bulan Ramadhan di seluruh 17 masjid dan perwakilan Musholla se-Desa Sekarpuro dengan tujuan silaturahmi oleh Pemdes beserta Rombongan ke Takmir Masjid Musholla dan Warga supaya terus terbagun keharmonisan antara ulama dan umaro (Pemerintah) dan warga

Masjid Darul Muttaqin (RT.17 RW.05 Sekaran)
Masjid Roudhotul Muttaqin (RT.21 RW.06 Gempol)
Masjid Bi’aunillah (RT.02 RW.02 Dampul)
Masjid Al-Azhar (RT.02 RW.17)

Masjid Miftahul Jannah (RT.04 RW.02 Ngadipuro Lor)
Masjid Nur Alif (RT.22 RW. 07 Penjaraan)
Masjid Dani Hidayatullah (RT.03 RW.01 Ngadipuro Lor)
Masjid Al-Fattah (RT.22 RW.09 Sawojajar IIB)
Masjid Muhajirin (RT.06 RW.11 Sawojajar IIB)
Masjid Mujahidin (RT.03 RW.15 SawoAjjar IIA)
Masjid Ar-Rahman (RT.06 RW.13 Sawojjar IIA)
Masjid Al-Mustaqim (RT.17 RW .10 Sawojajar IIA)

Masjid Al-Haq (RT.04 RW.14 Sawojajar IIB)
Masjid Al-Muslimun (RT.08 RW.16 Sawojajar IIA)
Masjid Al-Mukminun (RT.04 RW.16 Sawojajar IIA)
Musholla Baitul Mukminun (RT.12 RW.04 Wiyagan)
Masjid Al-Anwar (RT. 03 RW.12 Sawojajar IIB)
Masjid Al-Ghufron (RT.24 RW.01 Ngadipuro Lor)

NGURI-URI BUDAYA, KEPALA DESA SEKARPURO BAGIKAN PECUT KEPADA KELOMPOK KESENIAN BANTENGAN DAN JARANAN SE-DESA SEKARPURO

sekarpuro.desa.id- Budaya merupakan praktik kemasyarakatan yang ekspresinya adalah cipta dan karsa. Pada saat inipun trend Bantengan dan Jaranan sangatlah membooming di kalangan masyarakat. Kebudayaan sendiri semakin lama akan semakin pudar jika tidak dilestarikan, Hal yang sama juga berlaku dengan bantengan dan jaranan kesenian kebanggaan Malang Raya.

Pada Kesempatan kali ini pada hari Minggu, 15/12/2024, Bapak Kepala Desa Sekarpuro SULIRMANTO,S.M menegaskan bahwa dirinya memiliki komitmen untuk turut melestarikan kesenian tradisional bersama masyarakat khususnya Masyarakat Desa Sekarpuro salah satunya yakni melalui pembagian Pecut (Cambuk) untuk bentuk apresasi kepada kelompok Kesenian Bantengan/Jaranan Di Desa Sekarpuro yang berjumlah 12 Kelompok Bantengan/Jaranan.