Serap Aspirasi Warga, Pemerintah Desa Sekarpuro Gandeng DPRD Dorong Normalisasi Saluran Air Sawojajar 2B

Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang — Upaya mencari solusi atas persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan warga Perumnas Sawojajar 2B terus dilakukan Pemerintah Desa Sekarpuro. Pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB, digelar Sarasehan penjaringan aspirasi warga sekaligus survei lokasi rencana normalisasi saluran air di wilayah RW 11 dan RW 12 Sawojajar 2B, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Suwida RW 11 Desa Sekarpuro tersebut menjadi ruang dialog langsung antara masyarakat, Pemerintah Desa Sekarpuro, legislatif, serta instansi teknis yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan sumber daya air.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) Kabupaten Malang, warga Perumnas Sawojajar 2B, serta jajaran Pemerintah Desa Sekarpuro.

Kepala Desa Sekarpuro, Sulirmanto, S.M., secara langsung menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat, khususnya mengenai persoalan saluran air yang selama ini menjadi salah satu kendala di kawasan Sawojajar 2B.

Menurut Sulirmanto, kondisi saluran air yang belum optimal menjadi perhatian serius karena ketika hujan dengan intensitas tinggi, sejumlah wilayah berpotensi mengalami genangan bahkan banjir. Karena itu, pemerintah desa berupaya menjembatani aspirasi masyarakat agar persoalan tersebut dapat ditangani secara lebih menyeluruh.

“Kami berharap persoalan saluran air dan banjir yang selama ini menjadi keluhan warga bisa segera mendapatkan solusi. Pemerintah Desa Sekarpuro akan terus berupaya mengawal aspirasi masyarakat dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ungkap Sulirmanto.

Aspirasi Warga Dijawab Langsung Legislatif

Sarasehan berlangsung interaktif. Warga diberikan kesempatan menyampaikan kondisi yang mereka alami sekaligus berdiskusi mengenai langkah penyelesaian yang memungkinkan dilakukan.

Tanya jawab berlangsung langsung bersama Dr. H. Puguh Wiji Pamungkas, M.M., anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKS Dapil Malang Raya, serta Syaiful Rosyid, S.E., M.Si., anggota DPRD Kabupaten Malang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kehadiran kedua anggota legislatif tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menghubungkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan dan program pembangunan di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Tidak hanya berhenti pada diskusi, kegiatan juga dilanjutkan dengan survei lokasi saluran air di wilayah RW 11 dan RW 12. Peninjauan lapangan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi saluran, titik-titik yang membutuhkan perhatian, serta kebutuhan normalisasi yang diperlukan.

Kolaborasi Menjadi Kunci Penyelesaian Persoalan Banjir

Persoalan banjir dan saluran air tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, legislatif, serta instansi teknis seperti BBWS Brantas dan Dinas PUSDA Kabupaten Malang.

Melalui sarasehan ini, Pemerintah Desa Sekarpuro menunjukkan perannya sebagai jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan pemangku kebijakan. Aspirasi warga tidak hanya didengar, tetapi juga diarahkan untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dan survei teknis di lapangan.

Warga pun berharap kolaborasi tersebut dapat menghasilkan langkah konkret, khususnya dalam normalisasi saluran air dan penanganan titik-titik rawan banjir di Sawojajar 2B.

Kegiatan pagi itu sekaligus menjadi bukti bahwa penyelesaian persoalan lingkungan dan infrastruktur membutuhkan gotong royong, komunikasi terbuka, serta kolaborasi lintas lembaga. Pemerintah Desa Sekarpuro bersama DPRD dan instansi terkait diharapkan dapat terus mengawal aspirasi warga hingga menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat RW 11 dan RW 12 Sawojajar 2B. (KangZen)

Panen Lele Berbuah Kepedulian, Pokdakan Sekar Kedaton Sedekahkan 20 Kg Lele untuk Warga Fakir Miskin

Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan masyarakat Desa Sekarpuro. Kali ini, kepedulian tersebut hadir melalui kegiatan sedekah lele tadi pagi 03/09/2026 yang diinisiasi oleh Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Sekar Kedaton RW 12, dengan membagikan hasil panen lele kepada warga fakir miskin di lingkungan RW 12.

Sebanyak 20 kilogram lele hasil panen dibagikan kepada 20 warga fakir miskin, masing-masing mendapatkan bagian sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Menariknya, pembagian bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Sekarpuro, Bapak Sulirmanto. Dengan mendatangi dan menyerahkan sendiri bantuan kepada warga penerima, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda sosial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kedekatan antara pemerintah desa dengan masyarakat.

Kegiatan sedekah lele ini merupakan bagian dari pemanfaatan hasil budidaya ikan yang sebelumnya mendapatkan dukungan bantuan dari Pemerintah Desa Sekarpuro kepada Pokdakan Sekar Kedaton RW 12. Bantuan tersebut kemudian dikelola dan dikembangkan oleh kelompok hingga menghasilkan panen yang tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial bagi lingkungan sekitar.

Keberhasilan panen tersebut tidak lepas dari kekompakan, kerja sama, dan komitmen seluruh anggota Pokdakan Sekar Kedaton. Mulai dari proses pemeliharaan hingga panen, seluruh anggota turut berperan sehingga budidaya lele dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan.

Bagi Pemerintah Desa Sekarpuro, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program pemberdayaan masyarakat akan memberikan manfaat yang lebih luas ketika dikelola dengan kebersamaan dan semangat gotong royong. Hasil budidaya tidak hanya dinikmati oleh kelompok, tetapi juga dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk kepedulian sosial.

Kepala Desa Sekarpuro, Sulirmanto, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan contoh nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Ketika hasil panen bisa berbagi dan membantu warga yang membutuhkan, tentu manfaatnya menjadi lebih luas. Inilah semangat kebersamaan dan gotong royong yang ingin terus kita tumbuhkan di Desa Sekarpuro,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua Pokdakan Sekar Kedaton Bambang Heriyanto merasakan bahwa kegiatan sedekah lele menjadi kebanggaan tersendiri. Ia menyampaikan bahwa hasil kerja keras selama proses budidaya akhirnya dapat memberikan kebahagiaan bagi warga lain yang membutuhkan.

Dari kolam-kolam budidaya ikan, lahir sebuah pesan sederhana namun bermakna: keberhasilan akan terasa lebih indah ketika dapat dibagikan kepada sesama.

Kegiatan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara Pemerintah Desa Sekarpuro dan masyarakat mampu menciptakan manfaat yang lebih besar. Bantuan pemerintah desa menjadi modal pemberdayaan, kekompakan kelompok menjadi kekuatan, dan kepedulian sosial menjadi tujuan akhirnya.

Semangat tersebut diharapkan terus berkembang, sehingga semakin banyak program pemberdayaan masyarakat di Desa Sekarpuro yang tidak hanya mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, tetapi juga memperkuat kepedulian, persaudaraan, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. (KangZen)

Semarak Karnaval Seni dan Budaya Desa Sekarpuro, Ribuan Warga Tumpah Ruah Meriahkan HUT RI ke-81

SEKARPURO, PAKIS – Semangat kemerdekaan begitu terasa di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Pada 29 Agustus 2026, ribuan warga memadati jalan-jalan desa untuk menyaksikan sekaligus memeriahkan Karnaval Seni dan Budaya dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Gelaran akbar yang diprakarsai Pemerintah Desa Sekarpuro ini menampilkan beragam kreativitas, seni, budaya, kostum dan atraksi masyarakat tersebut menjadi salah satu puncak perayaan HUT RI ke-81 di Desa Sekarpuro. Suasana meriah semakin terasa ketika rombongan peserta dari berbagai wilayah desa mulai bergerak menyusuri rute karnaval dengan membawa berbagai kreasi dan pertunjukan yang telah dipersiapkan.

Kesuksesan kegiatan tersebut tentunya tidak datang secara instan. Pemerintah Desa beserta Panitia membutuhkan waktu persiapan sekitar dua hingga tiga bulan, sejak pembentukan kepanitiaan hingga pelaksanaan. Berbagai koordinasi dilakukan secara intensif agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, aman dan mampu memberikan hiburan terbaik bagi masyarakat.

Karnaval ini juga mendapat perhatian dari jajaran Forkopimcam Pakis. Hadir langsung Camat Pakis, Ibu Prestiya Yunika, AP., S.Sos., M.Si., serta Kapolsek Pakis, AKP Bambang Subinajar. Sementara itu, Kepala Desa Sekarpuro, Bapak Sulirmanto, S.M., turun langsung membersamai para peserta dalam kemeriahan karnaval di sepanjang rangkaian kegiatan.

👥 Diikuti Sekitar 1.000 Peserta

Dalam wawancara bersama Reporter KIM Sekar Wangi, Ketua Panitia Karnaval Seni dan Budaya, Bapak Heru Subekti, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh sekitar 1.000 personel peserta karnaval.

Dari total 17 RW yang ada di Desa Sekarpuro, sebanyak 14 RW berpartisipasi dalam memeriahkan karnaval, sementara beberapa RW lainnya berhalangan mengikuti kegiatan.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari agar seluruh peserta dapat menampilkan yang terbaik,” ungkap Heru Subekti dalam wawancara tersebut.

Tak hanya jumlah peserta yang fantastis, kemeriahan karnaval juga didukung oleh pengerahan armada tata suara dalam jumlah besar. Panitia mencatat terdapat 14 kendaraan khusus untuk membawa sound system, yang terdiri atas 12 truk besar dan 2 unit pick-up. Jumlah tersebut belum termasuk kendaraan yang digunakan untuk menunjang kebutuhan logistik selama kegiatan berlangsung.

🇮🇩 Bukan Sekadar Hiburan, Tetapi Wujud Kebersamaan

Karnaval Seni dan Budaya Desa Sekarpuro bukan sekadar menjadi tontonan masyarakat. Di balik kemeriahan kostum, kendaraan hias, musik dan berbagai pertunjukan yang ditampilkan, tersimpan semangat gotong royong, kreativitas dan persatuan warga.

Keterlibatan masyarakat dari berbagai RW menunjukkan bahwa peringatan HUT RI menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap seni dan budaya Indonesia.

Kepala Desa Sekarpuro yang terlibat langsung serta turut membersamai peserta Karnaval semakin menambah semangat warga. Kebersamaan antara pemerintah desa, panitia, aparat keamanan dan masyarakat menjadi salah satu kunci terselenggaranya kegiatan dengan baik.

🛡️ Berlangsung Aman dan Lancar

Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar seribu orang serta dukungan puluhan kendaraan, pengamanan dan koordinasi menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Berkat kerja sama seluruh pihak, seluruh rangkaian Karnaval Seni dan Budaya Desa Sekarpuro berlangsung aman, tertib, lancar dan sukses tanpa hambatan berarti, sejak awal hingga akhir kegiatan.

Karnaval yang diprakarsai Pemerintah Desa Sekarpuro tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa semangat kemerdekaan masih begitu kuat di tengah masyarakat. Dari Desa Sekarpuro, semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” diwujudkan melalui kebersamaan, kreativitas dan kecintaan terhadap seni budaya bangsa.

Karnaval Seni dan Budaya HUT RI ke-81 Desa Sekarpuro pun bukan hanya meninggalkan kemeriahan, tetapi juga meninggalkan cerita tentang persatuan dan gotong royong antara Pemerintah Desa beserta warga yang akan terus dikenang. (KangZen)

Semarak Pertandingan Final Turnamen Voli TP PKK Desa Sekarpuro “Oruprakes JS One 2026”

Sekarpuro, Pakis, Malang — Gelaran Turnamen Voli TP PKK Desa Sekarpuro “Oruprakes JS One 2026” resmi mencapai pertandingan terakhir yang berlangsung meriah di Lapangan Voli JS One RW 16, Dusun Sawojajar 2A, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu malam, 23 Agustus 2026.

Turnamen yang telah dimulai sejak 4 Juli 2026 tersebut diikuti oleh ibu-ibu TP PKK seluruh RW yang ada di wilayah Desa Sekarpuro. Sejak awal penyelenggaraan, pertandingan mendapat sambutan dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dari banyaknya warga yang hadir memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing hingga malam pertandingan puncak.

Rangkaian pertandingan terakhir diawali dengan perebutan juara ketiga antara tim RW 04 melawan RW 12. Pertandingan berlangsung sengit dan mendapat dukungan meriah dari para suporter. Setelah melalui persaingan yang cukup ketat, RW 12 berhasil memenangkan pertandingan dan memastikan diri sebagai juara ketiga Turnamen Voli TP PKK Desa Sekarpuro “Oruprakes JS One 2026”.

Suasana semakin meriah ketika memasuki partai final, yang mempertemukan tuan rumah RW 15 melawan RW 09. Dukungan luar biasa diberikan oleh warga dan suporter kedua tim. Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, tim RW 15 harus mengakui keunggulan RW 09 setelah pertandingan berakhir dengan skor 3–1 untuk kemenangan RW 09.

Dengan hasil tersebut, RW 09 berhasil menjadi Juara 1, sementara RW 15 menempati Juara 2 dan RW 12 sebagai Juara 3. Selain pertandingan yang berlangsung kompetitif, gelaran ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan semangat sportivitas antarwarga Desa Sekarpuro.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Penyelenggara bapak Atim yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, suporter, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan turnamen sejak awal hingga pertandingan final.

Camat Pakis, Ibu Prestiya Yunika, dalam sambutannya turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia penyelenggara, dan seluruh warga Desa Sekarpuro atas antusiasme serta dukungan yang diberikan selama pelaksanaan turnamen. Beliau berharap kegiatan olahraga dan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan pada tahun-tahun mendatang dapat diselenggarakan dengan lebih baik lagi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para juara Turnamen Voli TP PKK Desa Sekarpuro “Oruprakes JS One 2026” serta penghargaan kepada suporter terbaik. Penyerahan hadiah berlangsung penuh kegembiraan dan menjadi penutup dari seluruh rangkaian turnamen yang telah berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan.

Turnamen “Oruprakes JS One 2026” tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga berhasil menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan semangat gotong royong, serta membangun kebersamaan antarwarga dari seluruh RW di Desa Sekarpuro. Diharapkan semangat tersebut dapat terus terjaga dan menjadi modal untuk penyelenggaraan kegiatan serupa yang semakin meriah di tahun-tahun berikutnya. (KangZen)

Semangat Kemerdekaan Menggema di RW 12 Sekarpuro, Warga Gelar Upacara HUT RI ke-81

Sekarpuro, 17 Agustus 2026 – Semangat nasionalisme dan kebersamaan begitu terasa di lingkungan RW 12 Desa Sekarpuro. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga RW 12 menggelar Upacara Bendera pada Senin pagi, 17 Agustus 2026, bertempat di halaman Balai RW 12, Dusun Sawojajar 2B, Desa Sekarpuro.

Upacara berlangsung dengan khidmat namun penuh semangat. Warga RW 12, bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat, tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Yang menjadi istimewa, seluruh petugas upacara merupakan warga RW 12 sendiri. Keterlibatan warga sebagai petugas menunjukkan tingginya rasa kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian masyarakat dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bapak Kasun Sawojajar 2B, Ariga Hudyala. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh warga untuk tidak hanya memaknai kemerdekaan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga mengisinya dengan hal-hal positif yang dapat membawa kemajuan bagi lingkungan.

Semangat kemerdekaan, menurutnya, perlu diwujudkan melalui kekompakan, kerukunan, kepedulian, dan gotong royong antarwarga. Dengan kebersamaan yang semakin kuat, diharapkan RW 12 dapat terus berkembang menjadi lingkungan yang lebih baik, maju, aman, dan harmonis.

“Semangat kemerdekaan harus kita lanjutkan dengan menjaga kekompakan dan kerukunan. Mari bersama-sama membangun RW 12 agar semakin baik dan semakin maju,” menjadi inti pesan yang disampaikan dalam amanat upacara.

Kegiatan upacara ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama berdiri dalam satu barisan, mengibarkan Sang Merah Putih, dan mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Panitia berharap, pelaksanaan upacara bendera di tahun-tahun mendatang dapat diikuti dengan antusiasme yang semakin besar, khususnya oleh seluruh warga RW 12. Partisipasi masyarakat diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata cinta tanah air sekaligus penghormatan kepada jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Peringatan HUT RI ke-81 di RW 12 bukan sekadar upacara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan akan semakin bermakna ketika diisi dengan persatuan, kerukunan, gotong royong, dan semangat membangun lingkungan bersama.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
Bersatu, rukun, dan bergotong royong untuk RW 12 yang lebih maju. (KangZen)

Kolaborasi Tokoh Agama dan Warga Sekarpuro dalam Upacara Kemerdekaan Berlangsung Khidmat

Sekarpuro – Warga Desa Sekarpuro menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dengan penuh khidmat pada Senin pagi (17/8) mulai pukul 07.00 WIB. Bertempat di Wisata Situs Sekaran desa Sekarpuro, kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat yang dengan khidmat mengikuti jalannya detik-detik upacara.
​Upacara yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sekarpuro Bapak Sulirmanto sebagai tamu kehormatan, serta jajaran tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sekarpuro, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), jajaran Muslimat dan Fatayat NU, Banser, Linmas, sampai kader PKK yang turut serta.

​Suasana semakin semarak dengan kehadiran mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang saat ini tengah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sekarpuro. Keikutsertaan para mahasiswa ini membaur bersama warga, menambah semarak semangat nasionalisme di tengah desa.
​Kekhidmatan upacara semakin terasa berkat disiplin dan kesiapan para petugas upacara. Menariknya, jajaran petugas upacara dan pengibar bendera dipercayakan kepada Banser Ansor Sekarpuro, pengurus PRNU, serta srikandi Muslimat dan Fatayat NU Desa Sekarpuro.

​Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ustadz Nurul Yaqin yang juga menjabat sebagai Ketua PRNU Desa Sekarpuro, menyampaikan amanat penting mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata di tengah masyarakat.


​Seluruh rangkaian acara berlangsung sukses, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Semangat kebersamaan yang terjalin antara PRNU beserta Banom, pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan mahasiswa ini menjadi bukti nyata kuatnya jiwa nasionalisme di Desa Sekarpuro. (KangZen)

Khidmat dan Syukur: Pemdes Sekarpuro Gelar Tasyakuran & Do’a Bersama HUT RI ke-81 dan Haul Bapak Marso Kepala Desa Sekarpuro ke 4

Sekarpuro, 16 Agustus 2026 – Dalam suasana khidmat menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Desa Sekarpuro menggelar acara Tasyakuran dan Do’a Bersama. Acara yang berlangsung di Balai Desa Sekarpuro ini dihadiri oleh sekitar 90 orang, terdiri dari unsur pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

​Acara ini juga dihadiri oleh Bapak Syaiful Rosyid, S.E., M.Si., anggota DPRD Kabupaten Malang, yang turut membaur bersama masyarakat dalam suasana kebersamaan.

​Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, membakar semangat nasionalisme para hadirin. Kemudian, suasana menjadi lebih khusyuk dengan pembacaan surat al-Waqi’ah dan Istighotsah yang dipimpin oleh Ust. M. Atho’illah.

Agenda dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil dan do’a yang ditujukan secara khusus kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan. Do’a ini juga bertepatan dengan Haul ke-54 Bapak Marso, Kepala Desa Sekarpuro yang ke-4. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Ustadz Nurul Yaqin, selaku Ketua Pengurus Ranting NU Desa Sekarpuro.

​Dalam sambutannya, Kepala Desa Sekarpuro, Bapak Sulirmanto, S.M., menyampaikan bahwa tasyakuran dan do’a bersama ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 di Desa Sekarpuro. “Sebelum acara malam ini, kami telah melaksanakan Khotmil Qur’an dan ziarah ke makam para pahlawan yang ada di Sekarpuro pada pagi harinya,” ungkap Bapak Sulirmanto.
​Lebih lanjut, beliau berharap melalui perantara do’a dan tasyakuran ini, seluruh rangkaian acara peringatan kemerdekaan, khususnya Karnaval Budaya yang akan digelar pada tanggal 29 Agustus mendatang, dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses.

​Acara Tasyakuran & Do’a Bersama ini ditutup dengan pembacaan do’a oleh KH. Nur Yasin, Ketua Ro’is PRNU Sekarpuro. Sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan dan kelancaran acara, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng, yang kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan santap hidangan khas nusantara bersama. Kehangatan dan kebersamaan tampak jelas di wajah seluruh hadirin, mencerminkan semangat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. (kangZen)

BWI Kabupaten Malang Laksanakan Silaturrahmi dan Verifikasi Lapangan Nadzir Wakaf Masjid Al-Mukminun Sekarpuro

Sekarpuro, 12 Agustus 2026 — Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Malang melaksanakan kegiatan silaturahmi, sosialisasi, pembinaan calon nadzir, serta verifikasi lapangan (verlap) terhadap Nadzir Wakaf Masjid Al-Mukminun Sekarpuro, Pakis, Malang, pada Rabu pagi sekitar pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut bertempat di Kantor Perkumpulan Darul Ilmi, Jl. Jaya Simandara II, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BWI Kabupaten Malang, H. Mulyono, beserta Sekretaris dan Bendahara BWI Kabupaten Malang. Turut hadir jajaran pengurus Perkumpulan Darul Ilmi selaku Nadzir, jajaran Takmir Masjid Al-Mukminun, perwakilan KUA Kecamatan Pakis, serta perwakilan dari Pemerintah Desa Sekarpuro.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Perkumpulan Darul Ilmi selaku Nadzir, H. Imam Sumantri, ST., MT., MH., yang akrab disapa Abah Imam. Dalam sambutannya, Abah Imam menyampaikan profil singkat Perkumpulan Darul Ilmi, mulai dari cikal bakal berdirinya perkumpulan, perkembangan organisasi, hingga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang telah dilaksanakan.

Salah satu program sosial yang menjadi perhatian adalah pengadaan ambulans gratis yang seluruh biaya operasionalnya ditanggung oleh Perkumpulan Darul Ilmi. Selain itu, Perkumpulan Darul Ilmi juga aktif dalam kegiatan pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, yang hingga saat ini telah berhasil meluluskan enam angkatan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perkumpulan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan mengembangkan kegiatan sosial-keagamaan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Ketua BWI Kabupaten Malang, H. Mulyono. Dalam penyampaiannya, beliau memberikan penjelasan mengenai wakaf, persyaratan hukum dan administrasi wakaf, serta hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Nadzir dalam pengelolaan wakaf. Penjelasan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh pihak, khususnya Nadzir, agar pengelolaan aset wakaf dapat dilaksanakan secara tertib, sesuai ketentuan hukum, dan memberikan manfaat yang optimal bagi umat.

Kegiatan silaturahmi dan verifikasi lapangan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara BWI Kabupaten Malang, Nadzir, Takmir Masjid Al-Mukminun, KUA Kecamatan Pakis, serta Pemerintah Desa Sekarpuro dalam upaya memastikan pengelolaan wakaf berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan dan pemaparan selesai, acara ditutup dengan doa. Secara keseluruhan, kegiatan silaturahmi, sosialisasi, pembinaan, dan verifikasi lapangan Nadzir Wakaf Masjid Al-Mukminun berlangsung dengan lancar, tertib, dan khidmat. Diharapkan kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergi antar-lembaga serta meningkatkan profesionalitas Nadzir dalam mengelola dan mengembangkan aset wakaf untuk kemaslahatan masyarakat. (KangZen)

Monitoring dan Evaluasi Kecamatan Pakis Apresiasi Kinerja Pemerintah Desa Sekarpuro

Sekarpuro, 30 Juli 2026 – Pemerintah Desa Sekarpuro menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Tim Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Kamis, 30 Juli 2026, yang bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Sekarpuro. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan desa, khususnya pada aspek pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta pertanggungjawaban keuangan desa (SPJ).

Kegiatan monitoring dan evaluasi dipimpin langsung oleh Camat Pakis, Ibu Prestiya Yunika, serta dihadiri oleh tim pendamping dari Kecamatan Pakis, perangkat Desa Sekarpuro, pengurus BUMDes, dan pihak-pihak terkait.

Dalam pelaksanaannya, seluruh materi dan dokumen yang menjadi objek evaluasi dapat dipaparkan dengan baik oleh Pemerintah Desa Sekarpuro. Tim monev melakukan penelaahan terhadap administrasi, kelengkapan dokumen, serta capaian pelaksanaan program yang telah berjalan selama tahun anggaran.

Proses monitoring berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh suasana diskusi yang konstruktif. Berbagai masukan serta saran yang disampaikan oleh tim pendamping kecamatan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa ke depan.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, Pemerintah Desa Sekarpuro memperoleh apresiasi dari Tim Pendamping Kecamatan Pakis atas kinerja yang telah dilaksanakan. Pengelolaan administrasi, pelaksanaan BUMDes, realisasi PBB, serta penyusunan SPJ dinilai telah berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

Camat Pakis, Ibu Prestiya Yunika, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sekarpuro atas komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan tertib administrasi. Beliau juga berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan melalui inovasi pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kecamatan Pakis dan Pemerintah Desa Sekarpuro semakin kuat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat. (KangZen)

Lembaga Daarul ’Ilmi Serahkan Mobil Siaga Ambulans kepada Pemerintah Desa Sekarpuro

SEKARPURO – Langkah nyata dalam peningkatan layanan kesehatan dan sosial kembali terwujud di Desa Sekarpuro. Pada hari Rabu, 13 Mei 2026, Lembaga Dakwah Islam dan Sosial Daarul ’Ilmi secara resmi menyerahkan bantuan hibah berupa Mobil Siaga Ambulans kepada Pemerintah Desa Sekarpuro. Prosesi serah terima yang berlangsung khidmat ini digelar di Balai Desa Sekarpuro.

Kehadiran armada baru ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat bagi pemenuhan kebutuhan darurat medis warga, sekaligus menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara lembaga sosial keagamaan dan pemerintah tingkat desa.